13 Maret 2017

Kelola Dana Desa, Kades Diminta Transparan dan Tahan Nafsu


INFODES - Dana desa yang dikucurkan pemerintah ke desa harus dikelola dengan bijak dan pengawasan yang ketat. Pasalnya dana desa yang nilainya hampir Rp 1 miliar ini rawan diselewengkan jika Kepala Desa (Kades) tidak mampu mengelola dengan baik.

"Kades harus hati-hati dalam pengelolaan dana desa ini, saya berpesan Kades tetap dalam kesederhanaan meskipun desa memiliki dana yang melimpah," terang Anggota Komisi VI DPR RI Juliari P Batubara saat berkunjung ke Desa Sendangdawuhan Kecamatan Rowosari Kendal, Senin (13/03) sore.

Dikatakan, sikap untuk tidak korupsi atau menyelewengkan anggaran ada pada diri sendiri. Jika kades mampu membentengi diri untuk tetap bersikap sederhana tidak bergaya mewah, maka arah untuk penyelewengan bisa dihindari.

"Saat ini para penegak hukum tidak hanya berada di kota, namun sudah bergerak ke daerah-daerah terkait dana desa. Sekali lagi Kades selalu dalam kesederhanaan, jika sebelum dana desa makan sepiring ya tetap makan sepiring saat sudah terima dana desa, semua harus tersaji secara transparan,"imbuh Juliari.

Kontrol diri sangat perlu agar tidak ikut korupsi, semakin besar dana semakin banyak godaan. Saat ini banyak orang yang posisinya masih rendah namun bergaya tinggi. "Kita sangat berterima kasih memiliki presiden yang sangat merakyat, setiap kesempatan selelu merakyat dan ink mungkin baru sekarang ini ada,"lanjut Ari panggilan akrabnya.

Sementara itu Kades Sendang Dawuhan, Bambang Utoro mengatakan untuk pengelolaan dana desa diawasi oleh semua pihak. "Warga yang kritis saya ikutkan dalam pengelolaan dana desa, sehingga bisa menjadi kontrol bagi pemerintah desa untuk bisa menggunakan anggaran dana desa dengan baik," katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kendal Widya Kandi Susanti saat menghadiri reses dan kunjungan kerja Juliari P Batubara mengatakan reses bagi anggota dewan memang merupakan ajang pertemuan antara anggota dewan dengan konstituennya.

"Kedatangan pak Juliari adalah untuk menampung aspirasi warga yang merupakan konstituennya agar selaku ada komunikasi,"ujar Widya.(*)

Sumber: Metrojateng.co

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon